Perintah Dasar Linux

Sebagai seorang sysadmin, apalagi menggunakan linux, wajib rasanya untuk kita menguasai perintah-perintah dasar pada terminal console. Berikut sebagian kecil perintah-perintah dasar linux yang sering digunakan dalam mengadministrasi dan mengkonfigurasi linux server.

  • man : Perintah ini biasa digunakan untuk menampilkan halaman manual atau help dari suatu perintah. Format penulisannya man , perintah man sangat menolong kita untuk berjalan-jalan di teminal linux ini.
  • ls : Perintah ini digunakan untuk melihat isi suatu direktori. Penggunannya ls /path, path bisa berupa alamat mutlak atau relatif, jika digunakan tanpa argumen /path akan menampilkan isi direktori saat ini.
  • mkdir : Sesuai dengan namanya yang merupakan kependekan dari make directory, perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Biasa dijalankan dengan menuliskan mkdir /path, jika argumen /path bukan merupakan alamat mutlak maka direktori yang dibuat akan relatif terhadap direktori saat ini. Contoh mkdir /home/userkamu/coba akan menghasilkan direktori coba di direktori home user userkamu.
  • #pwd : Melihat direktori kerja saat ini
  • cd : Namanya terinspirasi dari change directory, digunakan untuk berpindah dari satu direktori ke direktori lainnya. Argumen yang biasa digunakan adalah alamat suatu direktori, baik relatif maupun mutlak. Jika digunakan tanpa argumen ia akan memanggil direktori $HOME. Contoh cd /etc/X11 akan memindahkan direktori yang aktif ke /etc/X11. Ada dua argumen istimewa untuk perintah ini yaitu . dan .. karena cd . akan memanggil direktori itu sendiri dan cd .. akan berpindah ke direktori di atasnya (naik satu tingkat).
  • rmdir : Nama aslinya adalah remove directory, digunakan untuk menghapus direktori. Namun ia hanya akan menghapus direktori yang kosong. Seperti saudaranya yang lain ia bisa digunakan dengan format rmdir /path.
  • mv : mv /path/asal /path/tujuan akan memindahkan suatu berkas atau direktori dari path asal ke tujuan. Bisa juga digunakan untuk mengganti nama suatu berkas, dengan syarat /path harus sama.
  • cp : Untuk menyalin suatu berkas dari path asal ke path tujuan jalankan perintah cp /path/asal /path/tujuan. Berbeda dengan mv yang akan memusnahkan asalnya, cp akan mempertahankannya sehingga akan dihasilkan dua berkas yang sama.
  • rm : Berasal dari kata remove, digunakan untuk menghapus suatu berkas dengan perintah rm /nama/berkas, bisa juga digunakan untuk menghapus direktori yang tidak kosong dengan menyertakan opsi -rf.
  • du : Diambil dari disk usage, digunakan untuk mengestimasi pemakaian ruang disk, data akan ditampilkan per berkas. Jika digunakan tanpa argumen akan menampilkan pemakaian ruang disk pada direktori aktif. Format penulisannya du /path/target. Gunakan opsi -h untuk menampilkan hasil yang lebih mudah dibaca.
  • clear : Self titled, digunakan untuk membersihkan terminal (layar).
  • adduser : Tambah pengguna ke sistem
  • addgroup : Menambah group user pada sistem
  • alias : Membuat alias
  • apt-get : Cari dan menginstal/uninstall paket perangkat lunak (Debian & Turunannya)
  • chmod : Mengubah izin akses
  • chown : Mengubah pemilik file dan grup
  • fdisk : tabel partisi manipulator untuk Linux
  • ifconfig : Konfigurasi antarmuka jaringan
  • ln : Membuat hubungan antar file
  • logout : keluar dari sebuah login shell
  • passwd : Merubah password user
  • reboot : restart sistem
  • init 0 : Shutdown sistem
  • shutdown -h now : shutdown sistem
  • su : Berpindah dari user biasa ke user root
  • #hostname : Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts.
  • #whoami : Mencetak login name anda
  • #date : Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah: date 123123572000
  • #time : Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah date
  • #last : Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
  • #ps : (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
  • #free : Informasi memory (dalam kilobytes).
  • #df -h : (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
  • #cat : Melihat isi dari sebuah file
  • #cat /proc/cpuinfo : Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real
    files).
  • tar -zxvf namafile.tar.gz : Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt
  • #tar -xvf namafile.tar : Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).

2 Comments

    1. terimakasih atas masukkannya, disini kenapa tidak ada screenshootnya karena pada saat saya membuat tutorial ini space hosting saya sudah menipis.. 🙂

Leave a Reply

Required fields are marked*